Pengalaman Operasi Gigi Bungsu

Sidikul.com disini, akan memberikan secercah harapan untuk yang sedang merasakan sakit gigi pada bagian belakang. Apalagi saat usia sudah menginjak dewasa atau lebih tepatnya saat usia sudah 20an alias sudah puber & menginjak usia dewasa. Nah pada masa itu terkadang kita akan merasakan sakit gigi namun bukan pada bagian gigi yang berlubang namun pada bagian belakang, apakah gigi itu ? Itu biasa dikenal dengan gigi Bungsu. Apa itu gigi bungsu, bukannya kita saat sudah dewasa gigi sudah tidak akan tumbuh kembali ?

Inilah kenapa dinamakan gigi bungsu, dan sidikul akan memberikan sedikit penjelasan akan gigi yang khusus ini.

Apa itu Gigi Bungsu ?

Gigi bungsu adalah jenis gigi geraham terakhir atau umumnya merupakan gigi yang biasanya tumbuh pada usia 20 tahunan. Gigi ini akan tumbuh pada empat area rahang. Sebagian orang memiliki gigi bungsu yang tumbuh sempurna sementara sebagian lagi hanya separuh atau menyembul miring.

Berisiko menimbulkan rasa sakit jika tumbuhnya miring. Sehingga sebaiknya gigi bungsu tadi diambil seluruhnya. Pencabutan gigi bungsu dilakukan dengan operasi. Bagaimana pengalaman operasi gigi bungsu ini?

Guna memastikan gigi bungsu itu tumbuh membahayakan atau tidak dilakukan dengan rontgen gigi. Bila tumbuhnya miring maka lama-kelamaan akan mendorong gigi di kanan kirinya sehingga mengakibatkan rasa nyeri luar biasa.

Oleh karena itu untuk mereka yang mengalami hal yang sama tentu lebih baik jika cepat memerikasakan diri ke dokter agar bisa diputuskan segera bentuk penanganannya.

Boleh jadi tidak sedikit dari kita yang takut dengan proses operasi apalagi rasa sakit yang ditimbulkan setelahnya. Cek pengalaman operasi gigi bungsu berikut ini :

Tahapan Sebelum Operasi

Pra operasi biasanya dokter spesialis mulut dan gigi akan melakukan rongent agar dapat melihat dengan jelas posisi gigi bungsu. Kemudian dicek pula apakah gigi bungsu itu tumbuh di dekat syaraf atau tidak. Bila tak dekat dengan syaraf maka operasi gigi bungsu aman dilakukan.

Sesudah itu pasien dapat memilih hari pelaksanaan operasi. Dokter biasanya pun mengharuskan pasien untuk minum obat antibiotik 2 kali sehari selama 2 hari menjelang operasi.

Usahakan untuk makan dulu sebelum operasi sebab pasca operasi, mulut belum bisa digunakan untuk mengunyah.

Saat Akan Operasi

Menjelang operasi dimulai maka dokter akan memberikan suntikan bius lokal di sekeliling gigi bungsu tersebut. Sesudah itu pasien diharuskan menunggu sebentar sampai efek bius terasa. Sebelum melakukan operasi, dokter akan memastikan dahulu efek bius tadi masih terasa sakit atau tidak.

Sesudah itu area bibir pasien pun diolesi semacam cream yang juga memberikan efek kebas. Proses operasi gigi bungsu tak membutuhkan waktu lama mulai dari mencabutnya lalu membersihkan dan menjahit.

Setelah operasi berhasil, pasien diharuskan menggigit kasa dengan tujuan menghentikan pendarahan.

Tahap Setelah Operasi Gigi

Pasca operasi pasien pun masih harus meminum obat antibiotik dengan dosis 3x sehari dan resepnya harus diminum sampai habis. Pasien pun biasanya diberikan obat kompres dingin untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan juga peradangan. Bagian pipi pun mesti di kompres untuk membantu mempercepat penyembuhan.

Biasanya waktu penyembuhan membutuhkan antara 7 hari sampai 10 hari. Namun pasien sudah dapat lagi beraktifitas atau menjalankan rutinitas sehari-hari beberapa hari pasca operasi.

Sesudah operasi pasien pun tetap harus melakukan check ke dokter gigi mempercepat penyembuhan satu minggu setelah operasi.

Ketika check itu dokter pun akan membuka jahitan. Kendati demikian, bila sebelum satu minggu ternyata terjadi hal-hal misalnya perdarahan yang tidak berhenti atau sakit yang tak mereda kendati sudah minum obat maka pasien harus langsung kontrol ke dokter.


Hal Penting Setelah Operasi Gigi Bungsu

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan setelah operasi gigi geraham yaitu :

  1. Minum obat antinyeri dan juga antibiotik yang diresepkan dokter.
  2. Lakukan pengompresan pipi dan rahang menggunakan es batu guna mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri.
  3. Lakukan penggantian kain kasa yang digunakan untuk menutup bekas operasi dengan yang baru. Kain kasa yang lama biasanya basah sehingga pasien merasakan tak nyaman di mulut.
  4. Untuk sementara waktu, makan makanan bertekstur lunak dan gampang dikunyah.
  5. Jauhi memakan makanan yang kelewat padat, pedas, atau panas hingga lukanya pulih.
  6. Jangan minum minuman soda, alkohol, kopi maupun panas untuk sehari semalam setelah operasi.
  7. Hindari merokok atau mengunyah tembakau hingga 4 hari pasca operasi.
  8. Jangan minum memakai sedotan kurang lebih sepekan sebab menyedot minuman akan mengakibatkan bekas pencabutan yang telah tertutup akan terbuka lagi.
  9. Lakukan gosok gigi dengan pelan dan lembut di area sekeliling gigi bungsu kemudian berkumur menggunakan air garam hangat tiap dua jam dan sesudah makan dalam waktu seminggu.

Jadi setelah operasi gigi itu gak bisa langsung kayak habis cabut gigi biasa, sebab ada aturannya lho.

Gigi Bungsu Tidak Perlu di Cabut, itu Karena ?

Gigi bungsu sebetulnya tak mesti dicabut. Apabila pertumbuhan gigi tersebut tak menyebabkan rasa nyeri, peradangan, atau pembengkakan, biasanya operasi tak perlu dilakukan. Operasi gigi bungsu harus diambil ketika mengakibatkan berbagai kondisi seperti di bawah ini :

  1. Mengakibatkan rasa nyeri dan sakit di sekitar gigi bungsu yang tak bisa diatasi dengan obat pereda nyeri biasa.
  2. Pertumbuhan gigi bungsu memicu bengkak di gusi.
  3. Muncul infeksi atau penyakit di gusi.
  4. Terjadinya kista atau tumor di area gigi bungsu yang menyebabkan rasa nyeri hebat.
  5. Sisa-sisa makanan gampang terperangkap di belakang gigi bungsu.
  6. Ada kerusakan gigi bungsu misalnya berlubang yang mengakibatkan pembusukan dan mengeluarkan nanah.
  7. Proses meluruskan gigi lainnya terhambat karena gigi bungsu yang tumbuh miring.

Keimpulan

Jadi kalau kamu ada permasalahan tersebut mungkin kamu perlu melakukan pencabutan pada gigi tersebut, namun bukan berarti hal itu harus dilakukan ya, sebab hal ini dilakukan juga karena harus dilakukan karena akan menimbulkan bahaya jika tidak dilakukan.

Tinggalkan komentar